Home
RAT XXIV PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 10 May 2012 01:51

 

 

Pembukaan

Acara dibuka oleh pembawa acara (MC) hari ini yaitu Saudara Ridwan Arifin yang juga merupakan Kepala Cabang KOPPAS Kranggan Cabang Bojong Kulur.

Sambutan Ketua Umum (Bapak Anim Imamuddin, SE.,MM.)

Rangkaian acara sambutan diawali oleh Ketua Umum KOPPAS Kranggan, Bapak Anim Imamuddin, SE.,MM. yang memaparkan resumenya mengenai profil dan perkembangan KOPPAS Kranggan sampai dengan Tahun buku 2011 yang ia bagi ke dalam tiga bidang yaitu; Bidang Organisasi, Bidang Administrasi dan bidang Usaha/Keuangan.

Bidang Organisasi

· Anggota: Sampai 31 Desember 2011 KOPPAS Kranggan memiliki 363 orang anggota dan 23.500 orang Anggota Dilayani. KOPPAS Kranggan juga memberikan asuransi dengan klaim tujuh (7) orang anggota yang meninggal dunia, empat (4) orang yang berasal dari keluarga anggota yang meninggal dan satu orang karyawan yang meninggal dunia karena kecelakaan dengan total klaim sebesar Rp.34.000.000,-

· Kepengurusan: Pengurus masa bakti periode 2010 s/d 2015 cukup solid dan meraih prestasi sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2003, dan menghantarkan Ketua Umum menerima Satya Lencana Bhakti Koperasi pada tahun 2006 dan 2010

· Karyawan: saat ini jumlah karyawan adalah sebanyak 78 orang ditambah dengan 100 orang pengelolaan pasar sehingga hal ini bermanfaat pada penanggulangan pengangguran

· Kantor dan Prasarana: saat ini KOPPAS Kranggan telah memiliki 1 (satu) kantor pusat, 5 (lima) kantor cabang (Pasar Kranggan Mas, Bojong Kulur, Cileungsi, Cikeas, Munjul) dengan 1 (satu) usaha pengelolaan perparkiran di RS. Meilia dan 1 (satu) usaha pengelolaan MCK di Pasar Kranggan Mas.

· Hubungan dengan Koperasi/Instansi lain terjalin sangat baik, dan KOPPAS Kranggan menjadi sumber untuk studi banding koperasilainnya bahkan pada bulan Oktober kita menerima kunjungan dari ICA (international Cooperative Aliance) yang membawa anggita dari 7 (tujuh) negara.

 

 

Bidang Administrasi

· KOPPAS Kranggan menggunakan sistem manajerial dan telah di audit oleh akuntan publik dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Bidang Usaha dan Keuangan

· Simpan Pinjam: Ketua Umum melaporkan bahwa saat ini simpanan internal yang berasal dari anggota dan usaha KOPPAS Kranggan sebesar 4,5 milyar rupiah, sedangkan simpanan eksternal berasal dari Tabungan Cempaka sebesar 18,2 milyar rupiah dengan 11.679 jumlah penabung serta Tabungan Berjangka sebesar 9,7 milyar rupiah dengan 210 jumlah penabung (total menjadi 27,9 milyar rupiah)

· Pinjaman: Pinjaman Anggota, Anggota Dilayani serta Bina Usaha adalah sebanyak 6.500 orang peminjam dengan total piutang sebesar 28,3 milyar rupiah, sementara dari penjualan barang dan lainnya adalah sebesar 5,7 milyar dengan jumlah peminjam sebanyak 4.400 orang sehingga total omset adalah sebesar 34 milyar rupiah dan jumlah total anggota, anggota dilayani serta penabung di KOPPAS Kranggan adalah sebanyak 23.500 Orang.

· Total SHU tahun 2011 sebesar 1,7 milyar rupiah

· Total asset sebesar 42,3 milyar rupiah

Selain ketiga hal tersebut Ketua Umum juga melaporkan mengenai event-event atau kegiatan yang ruti diselenggarakan KOPPAS Kranggan setiap tahunnya antara lain, Diklat untuk anggota dan karyawan, Rapat Kerja Koperasi, Rapat Anggota Tahunan, peringatan Hari Koperasi, Gebyar Tabungan Cempaka yang pada tahun 2011 mengeluarkan biaya sebesar 163 juta rupiah. Sebelum menutup sambutanya Ketua Umum juga mengapresiasi para pendiri KOPPAS Kranggan dan iapun sangat berterimakasih dengan para pendiri dimana ada beberapa orang yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Sambutan Ketua Dekopinwil (Bapak H. Wans Ibrahim)

Dalam sambutan singkatnya Ketua Dekopinwil menyampaikan selamat atas keberhasilan KOPPAS Kranggan yang dipimpin oleh Bapak Anim Imamuddin, dan keberhasilan ini adalah bentuk rasa syukur atas kepemimpinan Bapak Anim yang dapat terus mengemban amanah yang dipercayakan oleh anggotanya. Ia mengingatkan bahwa tang paling sulita adalah mempertahankan keberhasilan dan kunci untuk itu adalah saling bekerjasama untuk kebaikan. Ia juga menyinggung bahwa saat ini kita tidak perlu jauh-jauh studi banding ke Singapura, cukup ke Kranggan saja, kemudian ia berharap dan berdoa semoga anggota dapat mempertahankan komitmen dan dukungannya kepada KOPPAS Kranggan yang ia analogikan layaknya dukungan para Bobotoh PERSIB kepada PERSIB Bandung yang begitu kuat dan mengakar. Ia juga berdoa semoga di seluruh kecamatan di Jawa Barat dapat muncul koperasi seperti KOPPAS kranggan sehingga perekonomian kita bisa menjadi kuat.

Sambutan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Barat (Drs. Wawan Hernawan,M.A.)

Dalam sambutannya Kadis Koperasi Provinsi Jawa Barat lebih banyak menyinggung mengenai saudara-saudara kita yang miskin papa dan berharap agar KOPPAS Kranggan sudi menengok ke bawah. Kita harus memperjuangkan hak rakyat untuk mendapatkan pekerjaan dan hak rakyat untuk mendapatkan sumber ekonomi dimana hal tersebut bisa terwujud melalui gerakan koperasi. Hal itu terkait dengan keprihatinannya kepada kondisi TKI kita di luar negeri, dan ia berharap KOPAS Kranggan dapat mendukung gerakan dengan memasang spanduk bertuliskan “Stop Tenaga Kerja Informal ke Luar Negeri, Berdayakan Koperasi”.Ia sangat berharap agar KOPPAS Kranggan dapat mengangkat harkat dan martabat rakyat kecil khususnya bagi mereka yang terjerat rentenir serta memperjuangkan hak-hak ekonomi mereka. Koperasi adalah sarana untuk kesejahteraan bukan bertujuan semata-mata mencari keuntungan melalui SHU dan saat ini menurutnya banyak koperasi yang ideologinya mulai luntur mengarah kepada bertujuan mencari keuntungan dan hanya mementingkan SHU. Ia berharap KOPPAS Kranggan dapat menjadi mediator dalam pemberian KCR (kredit Cinta Rakyat) yang ada di Bank Jabar yang dananya dari Pemprov Jawa Barat. Ia juga menyinggung sekilas mengenai harapannya terhadap perubahan UU Koperasi No.25 untuk bisa membawa pengaruh yang baik bagi perkembangan koperasi dimana selama ini menurutnya desain undang-undang yang ada memang tidak memberikan kesempatan koperasi untuk menjadi besar, contohnya dari persyaratan jumlah anggota dimana kalau di Malaysia persyaratan minimal jumlah anggota adalah sebanyak 100 orang sedangkan di Indonesia hanya cukup 20 orang saja. Ia juga berharap Koperasi dapat menjadi garda terdepan dalam mencapai kedaulatan ekonomi dan berharap agar Puskoppas dapat menularkan kebaikan dan kemajuan KOPPAS Kranggan ini kepada koperasi-koperasi lainnya di Jawa Barat.

Sambutan Tokoh Nasional (Sukur Nababan, ST.)

Sukur Nababan mengawali sambutannya dengan memberikan apresiasinya bahwa ia merasa bangga dan terhormat bisa berada di tengah-tengah anggota KOPPAS Kranggan. Bainya gerakan koperasi seperti ini adalah perjuangan ekonomi yang dibangun oleh para pendiri bangsa ini. Karena sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, ekonomi negara kita dibangun atas dasar asas kekeluargaan ia juga sepakat bahwa Koperasi itu bukan wadah untuk mencari keuntungan. Baginya kehadiran ia pada forum RAT ini adalah hal yang tepat karena pada hari ini di DPR-RI akan dibahas perubahan UU Koperasi No.25 dan ia adalah salah satu Tim Panja, untuk itu sangatlah tepat untuknya hadir disini dan bertemu dengan tokoh-tokoh gerakan koperasi sebagai modal baginya selaku wakil rakyat dalam menyuarakan permasalahan mengenai koperasi. Dan ia meminta dengan serius agar diberi masukan dan informasi mengenai desain untuk undang-undang tersebut. Ia juga menyoroti program-program pemerintah yang tidak efektif dalam memperbaiki perekonomian rakyat, contohnya KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang saat ini dananya malah mengendap di Bank-Bank pemerintah karena prosedur yang tidak efektif (masalah agunan) padahal itu adalah uang rakyat, contoh lainnya adalah BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang malah mendidik rakyat kita menjadi pengemis. Ia berpendapat bahwa seharusnya pemerintah melalui Kementerian Koperasi & UKM memberikan akses kepada koperasi agar memberikan pelatihan kepada para pengusaha kecil yang tidak memiliki agunan lalu disertifikasi dan sertifikat tersebutlah yang menjadi agunan bagi rakyat untuk mendapatkan KUR. Koperasi baginya mampu menjangkau masyarakan yang tidak bisa mengakses Bank. Sukur Nababan kemudian berpesan agar baik Ketua Umum, pengurus maupun anggota senantiasa menjaga komitmennya terhadap kemajuan koperasi ini dan sebagai pemimpin kita harus bisa menjaga integritas karena seorang pemimpin dilihat dari integritas dan komitmennya.

Dalam akhir sambutannya, Sukur Nababan memberikan bantuan sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) sebagai dana bergulir untuk pinjaman Bina usaha kecil di bawah Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan tanpa jaminan. Dan ia meminta agar nantinya keuntungan yang diperoleh jangan dijadikan SHU namun dijadikan modal kembali untuk pengguliran dana sehingga akan semakin banyak pedagang kecil yang bisa mengakses layanan ini. Sesaat setelah memberikan sambutannya, Ketua Umum KOPPAS Kranggan memberikan Plakat sebagai cindera mata atau penghargaan atas kehadiran dan sambutan Bapak Ir. Sukur Nababan.

Asdep Keanggotaan KUKM Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian KUKM RI

Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Ir. Dikdik Suhada dari Asdep Keanggotaan KUKM Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian KUKM RI. Singkatnya ia mennyampaikan bahwa anggota adalah sentral bagi pengembangan koperasi, untuk itu sebagai anggota seharusnya berperan lebih aktif untuk kemajuan koperasi. Ia berharap agar Rapat Anggota Tahunan KOPPAS Kranggan dapat berjalan baik dan lancar.

Setelah sambutan dari Bapak Ir. Dikdik Suhada, KOPPAS Kranggan melalui Ketua Umumnya memberikan Plakat sebagai cinderamata atau penghargaan atas kehadiran dan sambutan kepada Bapak Wawan Hernawan (Kadinas Koperasi Provinsi Jawa Barat), Bapak Wans Ibrahim (Ketua Dekopinwil Jawa Barat) dan Bapak Dikdik Suhada (Asdep Keanggotaan KUKM Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian KUKM RI).

Penyerahan secara simbolis dana bantuan untuk Pinjaman Bina Usaha Kecil

Dana bantuan sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) diserahkan oleh Bapak Ir. Sukur Nababan (Anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi PDI-Perjuangan) kepada KOPPAS Kranggan melalui Ketua Umum Bapak Anim Imamuddin, SE.MM.

Pemberian penghargaan kepada Anggota Berprestasi

Bapak Wawan Hernawan (Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Barat) menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada:

· Anggota Berprestasi Harapan III (Saci Setiawati)

· Anggota Berprestasi Harapan II (H. Jajang)

· Anggota Berprestasi Harapan I (Suyati)

Bapak Wans Ibrahim (Ketua Dekopinwil Jawa Barat) menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada:

· Anggota Berprestasi III (Elahayati)

· Anggota Berprestasi II (Ujang Hidayatullah)

· Anggota Berprestasi I (Jaya)

Doa

Do’a setelah rangkaian acara pembukaan dipimpin oleh Ust. Umar Anshori yang juga merupakan salah satu Pengawas KOPPAS Kranggan

 

Last Updated on Thursday, 10 May 2012 02:18
 
Ketua Umum KOPPAS Kranggan Sebagai Narasumber Dalam Diskusi Panel Lokakarya Nasional Tentang Pengembangan Inisiatif Lintas Sektor Untuk Revitalisasi Pasar Tradisional (Diselenggarakan oleh: HAKLI - WHO - 6 Kementerian RI - Yayasan Danamon Peduli) PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 28 September 2011 02:32

 

(Hotel Atlet, Jakarta 26, September 2011). Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) bekerjasama dengan WHO (World Health Organization) dan didukung oleh 6 kementerian terkait (Kesehatan, Perdagangan, Koperasi & UKM, Kelautan & Perikanan, Pertanian, Dalam Negeri) serta salah satu korporasi bisnis / "Yayasan Danamon Peduli menyelenggarakan "Lokakarya Nasional Pengembangan Inisiatif Lintas Sektor untuk Revitalisasi Pasar Tradisional menjadi Pasar Tradisional Sehat sebagai upaya Meningkatkan Ekonomi Daerah dan Pencegahan Penularan Penyakit Flu Burung serta Pencegahan Penyakit Menular Potensial KLB/Wabah". Lokakarya tersebut diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 26 September 2011 bertempat di Hotel Atlet Century Park Jakarta.

Dalam lokakarya tersebut, Ketua Umum KOPPAS Kranggan, Bapak Anim Imamuddin, SE., MM., sebagai salah satu narasumber dalam diskusi panel membawakan Succes Story mengenai Peran KOPPAS Kranggan dalam Revitalisasi dan Pengelolaan Pasar Kranggan Mas. Dalam makalahnya, Ketua Umum menyampaikan bagaimana andil KOPPAS Kranggan dalam melancarkan jalannya Revitalisasi Pasar Kranggan dari pasar yang tadinya kumuh, becek dan tidak tertata menjadi pasar tradisional yang lebih Modern dan tertata dengan bangunan yang megah dan bersih. Peran KOPPAS Kranggan begitu besar baik pada masa pra revitalisai, masa pembangunan gedung serta dalam pengelolaan manajemen pasar itu sendiri.

Pada masa pra revitalisasi, KOPPAS Kranggan menjadi mediator yang menghubungkan pihak pemerintah kota dengan pihak kontraktor (PT Andita Mas) serta para pedagang (yang sebagian besar adalah anggota KOPPAS Kranggan). Dengan adanya mediasi tersebut, jalan menuju revitalisasi atau pembangunan Pasar Kranggan menjadi lebih lancar. Dalam masa pembangunan, KOPPAS Kranggan juga ikut berperan dalam bantuan modal baik kepada pihak kontraktor maupun kepada para pedagang yang membutuhkan bantuan permodalan karena harus membayar kios yang baru. KOPPAS juga memfasilitasi para pedagang agar mendapatkan kemudahan dalam kredit kepemilikan kios serta bantuan permodalan usaha.

Di dalam pengelolaan Pasar Kranggan Mas, KOPPAS Kranggan tetap berperan aktif bersama dengan Pemkot Bekasi dan PT. Andita Mas, mengelola pasar baik dalam hal SDM maupun segi manajerial sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari yang tadinya sebelum dikelola oleh KOPPAS Kranggan hanya sebesar Rp. 108.000.000,- (tahun 2005) menjadi lebih dari Rp. 500.000.000,- (sejak tahun 2009).

Dalam penyampaian sucess story tersebut, Ketua Umum KOPPAS Kranggan mendapatkan perhatian yang cukup intens dari para peserta lokakarya lainnya, selain karena pembawaan materinya cukup apik dan diselingi selorohan khas orang Kranggan, juga karena KOPPAS adalah satu-satunya koperasi yang menjadi panelis dalam lokakarya tersebut. Panelis lainnya  terdiri dari unsur pemerintahan  daerah, yakni Walikota Payakumbuh, Bupati Sragen, Bupati Gunung Kidul, dan Walikota Solo,. Dengan demikian KOPPAS Kranggan menjadi satu-satunya panelis yang berlatar belakang praktisi pasar serta merupakan wakil dari pedagang itu sendiri, sehingga apa yang disampaikan oleh Bapak Anim Imamuddin adalah juga merupakan suara para Pedagang Pasar.

Last Updated on Wednesday, 28 September 2011 03:57
 

Online

We have 4 guests online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini5
mod_vvisit_counterKemarin154
mod_vvisit_counterMinggu Ini159
mod_vvisit_counterMinggu Lalu876
mod_vvisit_counterBulan Ini2300
mod_vvisit_counterBulan Lalu2679
mod_vvisit_counterSeluruhnya39810

We have: 2 guests online
IP Kamu: 38.107.179.210
 , 
Today: May 21, 2012

Advertisement

Featured Links:
Joomla!
Joomla! The most popular and widely used Open Source CMS Project in the world.
JoomlaCode
JoomlaCode, development and distribution made easy.
Joomla! Extensions
Joomla! Components, Modules, Plugins and Languages by the bucket load.
Joomla! Shop
For all your Joomla! merchandise.